WHAT'S NEW?
Loading...

Longsor Tutup Jalur Magelang-Boyolali



Magelang - Tanah longsor di Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (30/1/2017) malam menutup akses jalan Magelang-Boyolali.

Komandan Rayon Militer Sawangan, Kapten Mudjtahidin di Magelang, Selasa (31/1/2017), mengatakan, longsor yang terjadi setelah hujan deras menerjang tiga titik di Desa Wonolelo. Semuanya menutup akses jalan, paling besar di Dusun Gintung.

Ia menuturkan, untuk dua titik longsor yang relatif kecil, material longsor sudah bisa disingkirkan oleh warga, anggota TNI/Polri, dan relawan dengan cara manual.

Berdasarkan pantauan, longsor yang terjadi di Dusun Gintung berupa tebing setinggi delapan meter dan panjang sekitar 10 meter. Material longsor menutup ruas jalan dengan ketinggian 50 sentimeter hingga 1 meter.

Mudjtahidin mengatakan, untuk membuka akses jalan di Gintung diperlukan alat berat dan diharapkan Selasa siang sudah selesai, karena jalan tersebut merupakan akses kegiatan anak sekolah dan juga merupakan aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia menuturkan untuk sementara bagi pejalan kaki dan pengendara sepeda motor sudah bisa melintas di ruas jalan di Dusun Gintung setelah sebagian material disingkirkan warga secara manual.

Mudjtahidin menuturkan, Sawangan merupakan salah satu daerah rawan longsor di Kabupaten Magelang, karena tanahnya labil.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Edy Susanto menuturkan, selain di Wonolelo, juga terjadi longsor di Desa Pirikan, Kecamatan Secang dan Kragilan, Kecamatan Pakis, yang mengakibatkan sejumlah pohon ikut tumbang dan menutup jalan.

Ia menuturkan, akses jalan yang tertutup pohon tumbang tersebut sudah bisa diatasi setelah warga dan tim SAR memotong dan menyingkirkan sejumlah pohon tersebut.

Edy mengatakan, Kecamatan Sawangan dan Pakis merupakan kawasan rawan bencana tanah longsor dan ditemukan beberapa rekahan tanah.

Ia mencontohkan di atas titik longsor di Gintung masih ada rekahan yang kemungkinan akan dilongsorkan, namun masih menunggu kajian dari Dinas Bina Marga Provinsi Jateng karena jalur tersebut merupakan jalan provinsi.

Sumber: Antara

Ini Motivasi Presiden Untuk Pedagang Pasar Sambi


BOYOLALI – Presiden Joko Widodo berharap pasar rakyat tidak kalah dengan pasar modern atau mall, supermarket, ataupun hipermarket.
“Jangan sampai pasar-pasar kita kalah dengan supermarket, jangan sampai pasar rakyat kalah dengan mall,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meresmikan Pasar Sambi di Kecamatan Sambi, Boyolali, Senin (30/1).
Pasar Sambi merupakan salah satu pasar yang direvitalisasi dalam program pembangunan 5.000 pasar rakyat dalam lima tahun.
Oleh karena itu, kata Presiden, setelah pembangunan pasar rampung, ia berpesan agar pasar tersebut dirawat, dijaga, dan dipelihara secara bersama-sama.
“Ini dibedah dan kalau sudah diresmikan betul betul sareng-sareng dijaga, sareng-sareng dirawat kebersihannya terutama, sehingga pembeli itu datang semakin banyak,” katanya.
Menurut Presiden, selama ini pasar tradisional citranya kumuh, becek, dan tidak ada tempat untuk parkir kendaraan.
“Ini yang kita bangun pasar dari Sabang sampai Merauke memang target dalam lima tahun itu 5.000 ya banyak sekali 5.000 tapi itu target kalau tidak nanti pasar rakyat akan kalah dengan pasar modern, mall, supermarket, hipermarket. Enggak mau saya, enggak mau,” terangnya.
Oleh karena itu, ia mengajak pedagang untuk memelihara kebersihan dan kerapiannya bersama-sama.
Ia juga berpesan agar para pedagang memberikan pelayanan yang baik dan berpenampilan rapi serta sopan agar pembeli semakin betah berbelanja di pasar. “Saya titip itu saja, dirawat, dijaga yang bersih,” kata Presiden.
Total pedagang di Pasar Sambi sebanyak 572 orang meliputi pedagang los 314 orang, pedagang pelataran 194 orang, pedagang kios baru 29 orang, dan pedagang yang menempati kios lama 35 orang.
Sumber: jowonews

Presiden Bagikan KIP untuk Siswa Yatim Piatu di Boyolali


Boyolali - Presiden Joko Widodo membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk siswa yatim piatu dan siswa yang tinggal di panti asuhan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) hadir di lapangan SMK Negeri 1 Boyolali di Kota Boyolali, Jawa Tengah, Senin sekitar pukul 13.00 WIB.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dalam laporannya mengatakan pada kesempatan tersebut dibagikan 1.067 KIP.

"Pada 2017, sasaran KIP ditargetkan sejumlah 17,9 juta siswa dari keluarga miskin termasuk peserta didik yatim piatu dari sekolah, panti sosial, maupun panti asuhan," kata Puan.

Ia mengatakan pembagian KIP kepada siswa yatim piatu merupakan upaya membangun pendidikan dan kebudayaan yang merata, berkeadilan, dan berkualitas.

Para siswa yang hadir dari lima kabupaten di Boyolali menyambut antusias kehadiran Presiden Jokowi ke daerah mereka.

Presiden pun sempat meminta para siswa yang hadir itu untuk menunjukkan dan mengangkat KIP mereka.

"Tadi sudah dibagikan 1.067 Kartu Indonesia Pintar, sudah pegang semuanya, coba diangkat yang tinggi akan saya hitung," kata Presiden.

Para siswa pun dengan semangat mengangkat KIP mereka tinggi-tinggi dan Presiden mulai menghitung sekilas.

"Anak-anak sekarang sudah pegang KIP yang SD dapat Rp450.000, SMP Rp750.000, yang SMA/SMK dapat Rp1 juta, hati-hati kalau tidak diperlukan jangan diambil dulu, ditabung di BNI di BRI, kalau perlu sekali baru diambil," tutur Presiden.

Ia menegaskan kepada para siswa penerima KIP agar mempergunakan dana bantuan pendidikan dengan sebaik-baiknya dan tidak disalahgunakan.

"Harus disimpan dan tidak boleh digunakan untuk yang tidak berkaitan dengan sekolah," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Presiden menyempatkan diri untuk berdialog singkat dan memberikan quiz sederhana kepada sejumlah siswa dengan hadiah sepeda.

Dua orang siswa kelas tiga SD yakni Teo dan Ayu melafalkan Pancasila dengan lancar dan mendapatkan hadiah sepeda.

Sejumlah siswa yang lain yang beruntung untuk ditunjuk Presiden langsung ke panggung juga berhasil membawa pulang sepeda setelah menjawab pertanyaan nama-nama suku bangsa di Indonesia, nama-nama provinsi, dan nama-nama kota/kabupaten.

Sumber: antara jateng

Digelar Awal Februari, Inilah Jadwal Lengkap Piala Presiden 2017


Jakarta - Piala Presiden 2017 akan digelar mulai 4 Februari dengan laga pembuka antara PSS Sleman melawan Persipura Jayapura di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Sebanyak 20 tim, 18 dari tim liga kasta tertinggi dan dua klub Divisi Utama akan ambil bagian dalam ajang yang memperebutkan total hadiah Rp 6,5 miliar. 20 tim dibagi menjadi lima grup yang tersebar di lima kota, yakni Sleman, Malang, Bandung, Gianyar, dan Bangkalan.
Sebanyak 40 pertandingan akan disiarkan langsung oleh SCTV dan INDOSIAR. Sementara, untuk babak delapan besar hingga final di Stadion Pakansari, Bogor, akan disiarkan langsung oleh INDOSIAR.
Untuk babak delapan besar, tempat pertandingan akan ditentukan setelah babak penyisihan grup tuntas. Berikut jadwal lengkap dan siaran langsung Piala Presiden 2017: 

Grup A (Stadion Maguwoharjo, Sleman)
1PSS Sleman Vs Persipura JayapuraSabtu 4 Februari Pukul 15:30 WIBINDOSIAR
2Mitra Kukar Vs Persegres Gresik Sabtu, 4 Februari Pukul 19:00SCTV
3PSS Sleman Vs Mitra KukarKamis 9 Februari 15:00INDOSIAR
4Persipura Vs Persegres GresikKamis 9 Februari 18:30SCTV
5Persegres Gresik Vs PSS SlemanRabu 15 Februari 15:00INDOSIAR
6Mitra Kukar Vs Persipura JayapuraRabu 15 Februari 18:30SCTV

Grup B (Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang)
1Arema FC Vs Bhayangkara FCMinggu 5 Februari Pukul 15:00INDOSIAR
2Persija Jakarta Vs PS TNIMinggu 5 Feb Pukul 18:30SCTV
3Bhayangkara FC Vs PS TNISabtu 11 Februari 15:00INDOSIAR
4Arema FC Vs Persija JakartaSabtu 11 Februari 18:30SCTV
5PS TNI Vs Arema FCKamis 16 Februari 15:00INDOSIAR
6Persija Vs Bhayangkara FCKamis 16 Februari 18:30SCTV

*Keterangan 
Semua siaran langsung dalam Waktu Indonesia Barat (WIB)

Sumber: bola.com

Kedatangan Presiden Jokowi Bawa Berkah Tersendiri Bagi Pedagang Pasar Sambi


BOYOLALI - Presiden Jokowi hari ini Senin (30/1/2017) meresmikan Pasar Sambi Boyolali. Kedatangan Presiden Jokowi ini menjadi berkah tersendiri bagi sejumlah pedagang Pasar Sambi. Sejumlah pedagang tampak tersenyum sumringah karena bisa bersalaman langsung dengan Presiden Jokowi bahkan ada pedagang yang barang dagangannya diborong oleh presiden.
Sebagaimana dilansir joglosemar.co, adalah Ngatirah (50), pedagang yang berasal dari Desa Jagoan, Sambi. Pedagang yang sehari-harinya hanya berpenghasilan sekitar Rp. 40.000 ini senyumnya langsung merekah lebar saat Jokowi menghampiri lapaknya. Di tengah histeria para pedagang lainnya, dengan semangat Ngatirah menyambut uluran tangan Jokowi untuk bersalaman.
Sebanyak 30 tempe buntel-nya diborong oleh presiden yang kemudian dibungkus dan langsung dibawa ajudan presiden. Tempe yang semestinya seharga Rp 12.000 itu, Jokowi bayar Rp 100.000. Terang saja, selain sangat bahagia disalami Jokowi, Ngatirah pun meraup untung lumayan.
“Senang sekali Pak Jokowi mau beli tempe saya,” tutur Ngatirah yang mengaku tempe yang dijual merupakan buatannya sendiri.
Senada, hal yang sama juga dirasakan Darmini, pedagang rambak warga Dadapan, Desa Kepoh, Sambi. Dasarannya pun disambangi Jokowi, yang lantas membeli rambaknya lima bungkus. Rambak yang semestinya Rp 5.000/bungkus itu, juga dibayar Jokowi Rp 100.000. Sehingga Darminipun mengantongi keuntungan Rp 75.000.
“Tapi yang paling bahagia karena bisa bersalaman dengan Pak Presiden,” terang Darmini.
Selain memborong tempe dan rambak, Jokowi pun menyempatkan membeli sate empat bungkus dari dasaran milik Risana, serta membeli lombok di dasaran milik Sumiyati.
Dengan sigap, jajanan pasar tradisional itupun langsung dibawa oleh ajudan presiden.
Sementara Jokowi terus menjadi perhatian para pedagang Pasar Sambi yang baru saja selesai dibangun dan diresmikan langsung oleh Jokowi.
“Kecil saya dulu sering main ke Sambi, jadi saya tahu persis pasar ini. Kan rumah bapak saya di Ngemplak, tidak jauh dari sini,” kata Jokowi saat sambutan.
Setelah meresmikan Pasar Sambi, rombongan presiden kemudian melanjutkan perjalanan ke Tumang, Desa/Kecamatan Cepogo.
Sumber: joglosemar.co

Presiden Jokowi Launching KITE IKM di Tumang Pagi Ini


BOYOLALI – Presiden Joko Widodo dijadwalkan mengunjungi Boyolali, Senin (30/1) pagi ini. Kedatangan Presiden untuk melaunching program Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) bagi perajin industri kecil dan menengah (IKM).
Wabup Boyolali, M Said Hidayat menyambut positif kunjungan kerja Presiden Jokowi di Boyolali. Diharapkan, kedatangan Presiden bisa mendongkrak semangat para perajin tembaga di Tumang untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksinya. “Launching dipusatkan di Dukuh Tumang, Desa/Kecamatan Cepogo,” katanya.
Selain itu, Presiden juga bakal meresmikan Pasar Sambi. Pasar tradisional itu dibangun dengan dana Rp 6 miliar dari pemerintah pusat. Pasar itu dapat menampung ratusan pedagang dan pembeli dengan nyaman dan terhindar dari banjir.
Selain meresmikan KITE dan Pasar Sambi, Presiden Jokowi juga dijadwalkan melakukan kunjungan ke SMK Mojosongo.
Terpisah, Kades Cepogo, Mawardi mengungkapkan, terdapat 300 perajin tembaga di Tumang. Mayoritas produk IKM sasaran untuk ekspor. Selama ini diakuinya, pengrajin terkendala mahalnya bahan baku, yang sebagian harus diimpor. “Mayoritas pesanan dari luar, seperti Eropa dan Amerika.”
Para perajin juga memiliki showroom atau ruang pamer di rumah yang sekaligus merangkap bengkel kerja. Sehingga para calon pembeli bisa melihat langsung hasil kerajinan dan kemudian membeli sesuai keinginan.
Sumber: Suara Merdeka

Perkuat Ruhiyah, Stikes Estu Utomo Gelar Malam Bina Iman dan Taqwa


BOYOLALI - STIKES Estu Utomo Boyolali gelar malam bina iman dan taqwa (Mabit) selama dua hari bagi mahasiswanya. Bertempat dikomplek kampus STIKES Estu Utomo, acara tersebut dibuka pada Jumat sore (27/1) dimulai pukul 16.00 WIB dan ditutup pada Sabtu (28/1) siang.

Acara Mabit tahun ini mengusung tema "Be a Religious and Smart Generation". Sebanyak 86 peserta yang sebagian besar adalah peserta putri mengikuti acara Mabit dengan lancar. Peserta ditempa dengan materi-materi untuk memperkuat ruhiyah yang disampaikan secara indoor maupun dalam bentuk games menarik. Adapun beberapa mata acara Mabit dari Jumat (27/1) hingga Sabtu (28/1) adalah: kajian tematik bertajuk "Ukhuwah Islamiyah dan Urgensi Pembinaan Diri (Tarbiyah)", shalat fardhu berjamaah, tilawah Al-Qur'an bersama, Sholat Tahajud berjamaah, muhasabah, Kultum Subuh, dzikir pagi, senam pagi, dan games outdoor.

Kepala Bagian Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama STIKES Estu Utomo, Atik Setyaningsih, S.SiT., M.Kes. mewakili Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dalam sambutannya menyampaikan harapannya bahwa acara ini benar-benar dapat meningkatkan ruhiyah mahasiswanya. "Semoga lewat acara yang sangat bermanfaat ini, betul-betul dapat meningkatkan iman dan taqwa para peserta". Jelasnya.

Ditemui terpisah, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIKES Estu Utomo, Lusiana, mengungkapkan bahwa acara Mabit merupakan program kerja tahunan yang rutin diselenggarakan. "Acara ini merupakan rangkaian dari program Mentoring yang diikuti oleh mahasiswa semester I dan III". Mentoring merupakan program kajian keislaman pekanan dalam kelompok kecil yang diselenggarakan BEM STIKES Estu Utomo bekerjasama dengan Sohib Center Boyolali. [MDH]

Menikmati Indahnya Gunung Merapi Melalui Gancik Hill Top



BOYOLALI - Bukit Gancik Selo Boyolali merupakan spot baru yang akhir-akhir ini booming dan banyak di kunjungi wisatawan. Keindahan pemandangan alam di Boyolali memang tidak perlu diragukan lagi karena memang lokasinya terletak di antara dua lereng gunung yaitu Gunung Merapi dan Gunung Merbabu yag sangat populer akan keindahannya. Apalagi bagi para pendaki gunung, gunung tersebut menjadi tujuan pendakian yang sangat menggoda untuk ditaklukkan. 

Nah wisata Bukit Gancik ini menyuguhkan panorama hijau deretan gunung dan lembah yang terlihat gagah dari bukit tersebut. Hembusan kesejukan angin yang diselimuti kabut tipis membuat suasana di lokasi bukit ini membuat suasana menjadi romantis. Sehingga sedikit para pengunjung yang datang berpasangan ke Bukit Gancik ini untuk menikmati keindahan dan mengabadikan momen-momen yang mengesankan.

Wisata Bukit Gancik Boyolali ini dilengkapi dengan beberapa gardu pandang yang bentuknya cukup unik dan sangat keren buat anda yang suka foto-foto. Selain itu anda juga akan disuguhkan pemandangan Kota Boyolali, Solo dan sekitarnya dari bukit tersebut. Ketinggian bukit gancik ini berada di 2000 Mdpl dan gardu pandangnya memiliki tinggi hingga 10 meter yang menghadap ke Gunung Merapi sehingga view dari gardu ini terlihat memanjakan mata. 

Wisata Bukit Gancik ini berlokasi di Dusun Selo Nduwur, Desa Selo, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Indonesia. Akses menuju Bukit Gancik ini cukup mudah karena lokasinya cukup dekat dengan permukiman warga. Jika dari Boyolali bisa arahkan tujuan anda menuju Desa Selo. Dari desa tersebut lokasi cukup dekat yang bisa di tempuh menggunakan kendaraan roda dua maupun berjalan kaki. Jika jalan kaki bisa ditempuh dengan waktu 30menit. Pemandangan alam sepanjang perjalanan juga sangatlah indah, jalan yang cukup menanjak yang kanan kirinya dilengkapi pemandangan perkebunan sayur milik warga setempat.

Sumber: matajatim

Tahun ini Pemkab Boyolali Bakal Kirim Duta Seni ke Mancanegara 2 kali


BOYOLALI — Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Pemkab Boyolali pada tahun 2017 ini kembali memprogramkan pengiriman duta seni dan misi kebudayaan ke luar negeri. Bahkan pada tahun ini diagendakan sebanyak 2 kali. Tujuan lawatan tersebut adalah ke Moskow, Wina, dan Istanbul, pada Juli atau Agustus.
Pengiriman duta seni dan misi kebudayaan seperti disampaikan Bupati Boyolali, Seno Samodro, bertujuan membentuk pola pikir dan membuka cakrawala pelajar Boyolali. 
Sebagai informasi pengiriman duta seni 2017 merupakan kali kelima. Pertama pada 2013 ke sejumlah negara Eropa yaitu Belanda, Prancis, dan Italia. Kemudian pada 2014 ke Amerika Serikat dan Kanada, sementara pada 2015 ke Tiongkok dan Hongkong. Lalu pada 2016 ke Dubai dan Moskow.
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali, Budi Prasetyaningsih, menjelaskan kedua agenda pengiriman duta seni pariwisata itu terdiri atas kelompok umum dan reguler. “Ya, pengiriman duta seni dan misi kebudayaan tahun ini akan dilaksanakan dua kali. Untuk yang umum, tujuannya Moskow [Rusia] dan yang reguler ke Wina [Austria] dan Istanbul [Turki],” jelas Ning Rabu (25/1/2017).
Duta seni dan misi kebudayaan umum akan menghadiri undangan dari Kedutaan Besar Indonesia di Rusia yang diikuti peserta dari alumni duta seni 2013 hingga 2016.
Sementara untuk duta seni dan misi kebudayaan reguler merupakan kegiatan rutin tahunan yang diikuti pelajar Boyolali. Mereka akan dikirim ke Austria dan Turki.
Saat ini, Pemkab Boyolali mulai menyosialisasikan program duta seni itu ke seluruh SMA/SMK di Boyolali. “Sudah mulai publikasi untuk keikutsertaan audisi. Dari hasil audisi itu akan terpilih duta seni dan kebudayaan tersebut yang berkesempatan ke luar negeri untuk memperkenalkan budaya Boyolali.”
Sumber: Solopos

Rapikan Pedagang Kompleks Setda, Pemda Berikan Bantuan Gerobak dan Tenda


BOYOLALI - Pemerintah Kabupaten Boyolali memberikan bantuan kepada sebanyak 125 pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di Kompleks perkantoran Setda Terpadu Boyolali berupa gerobak dan tenda.
Wakil Bupati Boyolali, M Said Hidayat memberikan secara simbolis bantuan tersebut kepada para pedagang bertempat di aula Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) setempat, Kamis (26/1). Bantuan terdiri dari 50 gerobak dan 75 tenda.
Kepala Disdagperin Boyolali, Suyitno menerangkan bahwa selama ini para pedagang menggunakan tenda dan gerobak milik sendiri. “Jadi terlihat kurang rapi dan terkesan semrawut. Apalagi PKL ini berjualan di lingkungan perkantoran. Jadi kami berharap dengan bantuan gerobak dan tenda maka para PKL lebih tertata.”
Sayangnya, jumlah bantuan tenda dan gerobak tidak sebanding dengan jumlah PKL. Pasalnya, dari total 287 PKL, baru 125 diantaranya yang mendapatkan bantuan. Pihaknya akan mengajukan tambahan usulan lagi ke Pemerintah Pusat.
Kegembiraan pun terpancar dari para PKL penerima bantuan. “Terima kasih Pak. Semoga bantuan ini bermanfaat dan memberi barokah kepada kami untuk mengais rezeki,” ujar Parinem (55) salah satu PKL yang mendapatkan tenda.
Dia mengaku sudah hampir 4 tahun berjualan makanan ringan dan minuman botol di komplek kabupaten. Selama ini dia hanya menggunakan terpal dalam berjualan. “Terpal sudah banyak yang bocor, mau membeli yang baru belum ada uang,” katanya.


Pasar Klego Diresmikan, Ratusan Pedagang Tempati Lapak Baru


BOYOLALI – Bupati Boyolali Seno Samodro meresmikan Pasar Klego, Senin (23/1). Pasar yang dibangun dengan anggaran sebesar Rp 4,4 miliar tersebut diharapkan dapat meningkatkan roda perekonomian masyarakat. Selain itu dengan revitalisasi Pasar Klego ini dapat memperlancar arus lalu lintas perdagangan di jalur utama Karanggede-Gemolong.
"Saya hanya berharap para pedagang menjaga kebersihan agar para pembeli senang dan pedagang laris jualannya," kata Bupati, dalam sambutannya
Sementara itu, Sekretaris Disperindag Boyolali, Widodo menambahkan, bahwa relokasi Pasar Klego ini dilaksanakan dalam tiga kali anggaran. Pasar yang dibangun diatas lahan seluas 1.400 meter persegi ini mampu menampung 222 pedagang. Yang terdiri dari 196 los dan 26 kios. 
"Untuk kios sudah penuh semua, tapi kalau los masih ada 15 petak," kata Widodo.
Bupati mengaku banyak mendapat masukan dari masyarakat dan pedagang, jika  Pasar Klego yang baru dibangun ini sering kebanjiran. Genangan air di halaman pasar itu dikarenakan adanya limpasan air hujan dari jalan raya Klego-Simo yang masuk ke halaman pasar. Untuk itu, bupati meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPU-PR), M. Kodri menyelesaikan permasalahan tersebut.
"Panggil konsultan untuk membangun gorong-gorong, supaya tak lagi banjir," tegas Seno kepada M. Kodri disela peresmian Pasar Klego. 
Sumber: radar solo

Waspada!!! Inilah Daftar Perusahaan Investasi Bodong Terbaru yang Dirilis OJK


Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan ada sebanyak 80 perusahaan investasi tanpa izin yang jelas alias bodong di seluruh Indonesia dalam empat tahun terakhir. Jumlah ini termasuk sekitar 40 perusahaan investasi ilegal pada tahun 2016. 

Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Kusumaningtuti S. Soetiono mengatakan, sebanyak 80 perusahaan sudah dipastikan merupakan perusahaan yang menghimpun dana atau investasi tanpa menggenggam izin yang jelas alias bodong. Investasi ilegal marak di daerah, tapi paling banyak di Jakarta.

"Ada 80 perusahaan yang benar-benar tidak jelas izinnya di periode 2013-2016. ‎Ini daftarnya sudah kami upload di Investor Alert Portal (IAP) supaya memudahkan masyarakat," jelas dia saat Konferensi Pers di Gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta, Jumat (20/1/2017).   

Titu begitu panggilan akrabnya menuturkan, jumlah itu termasuk temuan
 OJK ada sekitar 40 perusahaan investasi bodong sepanjang 2016. Angka tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya karena itu yang baru dilaporkan masyarakat ke OJK, serta tindakan penegakkan hukum yang agresif dilakukan, seperti penghentian operasi, dan lainnya.

"Sebanyak 80 perusahaan investasi ini sudah ada yang ditindak, ada yang sudah di penjara pelakunya. Sebagian memang belum tuntas, kalau dikenali namanya ada yang marak di kota Cirebon dan daerah lainnya," ujar dia.

Diakses melalui minisite http://sikapiuangmu.ojk.go.id/FrontEnd/AlertPortal/Home, masyarakat bisa mendapatkan daftar investasi yang tidak terdaftar dan tidak di bawah pengawasan OJK, antara lain: 

1. PT Cakra Pelita Investa
2. PT East Cape Mining Corporation (ECMC)
3. PT Eka Pioneer Assetindo
4. PT Exist Assetindo
5. PT Glory Golden Indonesia
6. PT Golden Bird (Index Golden Bird)
7. PT Golden Traders Indonesia Syariah
8. PT Gracia Invexindo
9. PT Indoboclub
10. PT Indoglobal Samrey International
11. PT Investasi Mandiri
12. PT Legion Artha Mulia
13. Aset Profit
14. Best Link
15. Bisnis Cermat Anda
16. BJ City
17. Blak Blakan 2
18. BMA21
19. CV Kebun Mas Indonesia
20. Exness Trading 
21. PT Global Agro Bisnis (I-gist)
22. Gold Union
23. HKDGOOD
24. http://meabisnis.com
25. IndoFxExpress.com
26. Clash FX
27. FBS
28. Gainscope
29. Global Intergold
30. Bossventure
31. Manusia Membantu Manusia (MMM)
32. Dream for Freedom
33. Wandermind
34. Sama sama Sejahtera (SSS)
35. PT Hutara Surya Pratiwi
36. PT Golden Mandiri Investama
37. PT Keadilan Semesta
38. PT Mahesa Alam Semesta
39. Ingon
40. Bank Forex Cash (BFC). 
41. Iswindo
42. JP5000
43. Kokajang Community
44. KFC Club
45. Mr. Money
46. One Coin
47. PT Buana Kemilau Persada (Mitra Gold)
48. Profit Juara
49. PT Baskara Gold
50. PT Mitra Super Sejahtera Indonesia (MISSI)
51. PT Peresseia Mazeaa Dwisapta Abadi (Primaz)
52. PT Sejati Maju Bersama
53. PT Cakrabuana Suskes Indonesia
54. Indo Success Club
55. PT Alsi Investindo Utama
56. Fa Liang
57. PT Multi Sejahtera
58. Q Net Internasional Ltd
59. PT Sukses Bangun Indonesia
60. PT Crown Indonesia Makmur
61. GNR Coin
62. Platinum Resign 
63. PT Alsi Investindo Utama
64. PT Virgin Gold Mining Corporation
65. PT Wein Group
66. Bina Usaha Mitra Sehat Sejahtera (BUMSS)
67. Rapid Gold and Currency Exchange
68. Saranciptaonline
69. Mayagold
70. Ruame
71. Amoeba Internasional
72. Talk Fusion
73. 2 Dollars Clubs
74. Number One Community
75. PT Inti Benua Indonesia
76. PT Compact Sejahtera Group (Compact 500)
77. PT Inlife Indonesia
78. Koperasi Segitiga Bermuda (ProfitWin 77)
79. PT Cipta Multi Bisnis Group
80. PT Mi One Global Indonesia

Jadilah Investor yang Cerdas

Bagi anda yang akan berinvestasi atau sudah menjadi investor, pastikan perusahaan yang akan anda ikuti adalah perusahaan yang benar-benar resmi dan terdaftar secara sah sesuai peraturan yang berlaku.

Sumber: Liputan6

Pererat Ukhuwah, Forum Sekolah Islam Banyudono Gelar Jalan Sehat


BOYOLALI - Forum Komunikasi Sekolah Islam Terpadu (FKOMSIT) Kecamatan Banyudono menyelenggarakan jalan sehat Ahad (22/1) pagi. Acara yang diikuti oleh sekitar 800 peserta ini terdiri dari seluruh Siswa, orang tua siswa, guru dan pengurus yayasan yang tergabung dalam FKOMSIT. 

Start dan finish acara jalan sehat adalah di halaman SDIT Bina Insani Banyudono. Tepat pukul 06.15 WIB peserta diberangkatkan dengan rute sepanjang 1,5 km menyusuri jalan Dukuh Karangduwet Bendan - melewati Masjid Agung Ciptomulyo Pengging - Pasar Pengging - Kantor Balai Besa Bendan - terus kearah barat finish kembali di halaman SDIT Bina Insani.

Selain jalan sehat, acara juga dimeriahkan dengan pembagian doorprize kepada peserta dan sarapan pagi bersama. peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, terutama anak-anak tampak riang gembira karena mendapatkan doorprize. Keceriaan pun tampak sepanang acara.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Al Qudwah Pengging, Drs. H. Ahmad Mursidi dalam sambutannya menyampaikan bahwa setiap lembaga pendidikan agar senantiasa menjada dan mewujudkan visi yang telah dicanangkan. Visi merupakan gambaran yang akan dicapai oleh suatu lembaga. Oleh karena itu semua stakeholder yang ada yaitu pengurus yayasan, guru, orang tua siswa, dll harus tahu, hafal dan faham akan visinya. Agar tahu arah yg mau dicapai, sehingga butuh kerjasama yg kompak semua stakeholder yg ada.

Acara jalan sehat diakhiri dengan doa bersama dan selesai tepat pukul 08.15 WIB. Berikut ini sejumlah dokumentasi kegiatan tersebut:








Heboh!!! Warga Teras Temukan Ular Piton Sepanjang 3 Meter


BOYOLALI — Ular piton sepanjang 3 meter membuat heboh warga Dukuh Silem, Desa Kadireso, Kecamatan Teras, Boyolali. Ular piton tersebut ditemukan di area persawahan setempat pada hari Minggu (22/1). Ular tersebut kini dirawat di kandang milik warga setempat agar tidak membikin resah warga.
Ular pertama kali terlihat oleh warga setempat pada Sabtu (21/1) malam sekitar pukul 21.00 WIB di sungai Dukuh Silem dalam posisi diam.
Warga yang melihat terkejut dan ketakutan. Lalu, mereka memanggil Huda, salah satu warga yang dikenal cukup mahir menjinakkan ular. Bersama-sama warga lainnya, Huda akhirnya berhasil mengevakuasi ular jenis sanca kembang itu keesokan harinya.
“Kondisi ular masih sehat. Saat ini sudah diselamatkan warga dan disimpan di dalam kandang warga RT 001/RW 002,” ujar anggota Polsek Teras, Aiptu Hary Kusumo.
Hary menjelaskan ular tersebut saat ini masih menjadi tontonan warga setempat. Sebagian warga ada yang berfoto bersama ular yang belum jinak itu. Bahkan, ada yang nekat menguji nyali untuk memegang ular tersebut dan mengelus-elusnya.
Meski terbilang membahayakan, Hary memastikan saat ini ular sudah dikondisikan dan tak akan mengancam keselamatan warga. “Kami belum tahu apakah ular tersebut akan diserahkan di kebun binatang atau ke komunitas pencinta ular,” terangnya.
Dugaan sementara, ular tersebut hendak keluar dari sarangnya untuk mencari mangsa. Ular jenis ini dikenal sangat bergantung pada ketersediaan air sehingga kerap ditemui tidak jauh dari genangan air seperti sungai, kolam, dan rawa.
“Namun, berdasarkan laporan warga selama ini belum ditemukan adanya hewan ternak warga yang hilang atau mati karena dimangsa ular,” tambahnya.
Mengutip keterangan dari situs Wikipedia, ular sanca kembang atau sanca batik adalah sejenis ular dari suku Pythonidae yang berukuran besar dan memiliki ukuran tubuh terpanjang di antara ular lain. Ukuran terbesarnya dapat melebihi 8,5 meter dan merupakan ular terpanjang di dunia, lebih panjang dari anakonda (Eunectes), ular terbesar dan terpanjang di Amerika Selatan.
Ular ini lebih senang menunggu daripada aktif berburu. Penyebabnya ukuran tubuhnya yang besar menghabiskan cukup banyak energi. Ular ini memangsa korban dengan cara melilitnya kuat-kuat (constricting) hingga korban mati kehabisan napas. Beberapa tulang di lingkar dada dan panggul mungkin patah karenanya. Kemudian setelah mati mangsa ditelan bulat-bulat mulai dari kepalanya.
Sumber: Solopos

Inilah Resep Mudah Bikin Sambal Tumpang Khas Boyolali


Salah satu kuliner khas di Boyolali adalah sambal tumpang Boyolali atau lebih dikenal dengan sambal lethok. Selain di Boyolali, makanan ini juga banyak ditemui di daerah Salatiga, Solo, dan bahkan juga terdapat di Kediri. Biasanya yang membedakan adalah dari tampilan fisik dan isiannya. Namun demikian, ada satu bahan utama yang tak tergantikan, yakni tempe semangit. Tempe semangit adalah tempe yang sudah mengalami fermentasi tapi belum sampai busuk. Bahan inilah yang memunculkan aroma dan rasa spesifik dari sambal tumpang.
Sambal Lethok memiliki perbedaan cukup mencolok dengan sambal tumpang asal Salatiga, baik dari segi isian mau tampilan. Sambal lethok biasanya hanya menggunakan isian tahu kulit, tanpa bahan hewani sama sekali seperti daging, tulang muda, koyor atau yang lainnya. Sambal lethok juga tidak terlihat berminyak karena proses pemasakan bumbunya tidak ada yang digoreng, cukup dengan direbus saja.
Sambal lethok, seperti halnya sambal tumpang yang lain, biasanya menggunakan santan. Namun resep pada artikel kali ini adalah resep sambal lethok tanpa santan. Bumbu kemiri dipakai untuk menggantikan peran santan karena juga bisa menghadirkan rasa gurih dan kekentalan pada sambal sambal tumpang. Barangkali menu ini bisa menjadi alternatif bagi anda yang menghindari masakan bersantan dan berminyak.

Bahan:– Tempe semangit kurang lebih lima buah (tempe ukuran kecil yang dibungkus daun). Kalau menggunakan tempe yang berukuran besar (biasanya berbungkus plastik) cukup 1 buah saja
– Tahu kulit ukuran kecil 15 buah. Lebih enak jika menggunakan yang tahu pong.
Bumbu:
– Bawang merah ± 7 butir
– Bawang putih ± 7 butir
– Cabai merah besar / rawit ± sesuai selera
– Lengkuas 1 ruas
– Daun salam 3 lembar
– Serai 2 batang
– Kemiri ± 10 butir ~> sebagai. pengganti santan
– Kencur 1 ruas
– Daun jeruk 5 lembar atau jeruk purut diambil kulitnya lantas dihaluskan
– Gula dan garam secukupnya
Cara membuat:– Tempe semangit dan bumbu2 yang akan dihaluskan direbus lebih dulu kurang lebih 15 menit. Kemudian tiriskan
-Bumbu-bumbu dihaluskan bersama tempe semangit. Kecuali lengkuas, serai, daun jeruk, dan daun salam.
-Setelah halus masukkan lagi dalam rebusan air tadi, bisa ditambahkan air jika kurang. Setelah itu masukkan tahu kulit, serta tambahkan pula gula dan garam secukupnya.
– Masak hingga matang dan bumbu merasuk.
Sumber: kabarkuliner

Jembatan Sungai Serang Putus, Aktivitas Ratusan Warga Terganggu


BOYOLALI – Jembatan Sungai Serang yang menghubungkan dua desa yaitu Desa Bandung dan Desa Kedungpilang Kecamatan Wonosegoro terputus, Jumat (20/1). Akibatnya warga harus memutar sejauh 10 kilometer ketika hendak keluar desa. Hal ini sangat mengganggu aktivitas dari warga kedua desa tersebut.  
Jembatan terputus karena talut di sisi tepi barat jembatan tak mampu bertahan ketika aliran anak Sungai Serang ini meluap setelah hujan deras mengguyur desa setempat sejak Kamis malam (19/1). Padahal jembatan tang dibangun pada tahun 1995 ini secara fisik masih tampak kokoh.
Enam meter, dari 25 meter total panjang jembatan ambruk. “Bandung Kulon ini ada beberapa RT. Yang RT 03 berada di barat sungai. Jembatan ini menjadi satu-satunya akses ke RT lainnya,” ujar M. Zuhri, 43, warga setempat.
“Yang saya khawatirkan kalau ada kematian. Mau dimakamkan di mana? Karena makamnya di sana (sisi barat jembatan, Red),” imbuh dia.
Warga Dukuh Cengklik Siamat berharap jembatan yang ambruk segera diperbaiki. “Saya kasihan dengan anak-anak sekolah. Mereka harus memutar sejauh 10 kilometer,” ungkapnya.
Camat Wonosegoro, Hari Haryanto menjelaskan, sebagai solusi sementara, rencana dibangun jembatan darurat. “Secepatnya, warga bakal membuat jembatan darurat,” tandas dia.
Peristiwa tersebut juga telah dilaporkan ke Pemkab Boyolali melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Hari berharap tim BPBD segera melakukan pengecekan. Imbauan agar warga meningkatkan kewaspadaan disampaikan mengingat potensi hujan deras akan terus terjadi hingga bulan depan.
“Yang penting tetap waspada, jika ada bencana segera melaporkan ke perangkat atau kades setempat,” pinta Hari.
Kapolsek Wonosegoro AKP Wahidin memastikan tidak ada korban pada peristiwa tersebut. Anggotanya langsung dikerahkan guna memastikan kondisi warga sekaligus melakukan pendataan. “Diperkirakan kerugian mencapai Rp 150 juta,” kata Wahidin.
Sumber: Jawa Pos

Oemah Bamboo Merapi; Destinasi Wisata Baru yang Menarik Di New Selo

Photo By @oemahbamboomerapi

Boyolali - Oemah Bamboo Merapi menjadi salah satu tujuan wisata baru yang menarik di Kawasan wisata New Selo. Kalau biasanya pengunjung wisata hanya mentok muter – muter di New Selo untuk mengadabadikan momen , menikmati panorama alam atau hanya sekedar melepas penat. Maka pengunjung bisa mendapatkan hal yang lebih lagi dan bisa lebih berlama – lama di New Selo jika cuaca dan situasi bersahabat. Oemah Bamboo Merapi hadir di seputaran kawasan New Selo sebagai satu titik lokasi wisata baru sekaligus menemani wisata New Selo yang telah hadir sebelumnya.

Keunggulan dari Oemah Bamboo Merapi ini , punya menara yang terbuat dari bambu. Ketinggian menara nya cukup tinggi. Dimana di atas menara nya nanti sobat bisa menikmati panorama alam sekitar tentu nya panorama alam di Selo , Boyolali ini. Melihat dan menikmati panorama sendiri atau bareng – bareng bisa. Tak lupa sobat bisa selfie bareng temen atau bisa juga sendiri.


Sobat bisa melihat kemanapun , sejauh mata memandang. Melihat ke depan ada Gunung Merbabu , kalau yang agak deket dan ke bawah itu ada New Selo dan melihat ke belakang ada Gunung Merapi karena ini berada di kaki Gunung Merapi.

Yang phobia sama ketinggian , gak disaranin buat naik kesini hahaha daripada senam jantung dan gak bisa menikmati keindahan pemandangan di New Selo. Kesini boleh aja , bisa yang pendek aja , yang menara nanti malah jadi horror.

dan yang paling penting adalah kalau pengen naik ke atas menara bareng bareng. Diusahakan sesuai standar aja, mengingat Omah Bamboo Merapi ini terbuat dari bambu dan punya batas kemampuan tersendiri.

Lokasi Oemah Bamboo Merapi berada di Jalur pendakian Gunung Merapi Selo , Boyolali, Jawa tengah. Dari NEW SELO sobat sepertinya perlu berkeringat sedikit , lumayan juga jaraknya. Oh iya untuk retribusi Oemah Bamboo Merapisobat cukup membayar Rp.10.000 saja.


Berikut ini foto-foto keindahan pemandangan kawasan New Selo dari Omah Bamboo Merapi.

Photo By @oemahbamboomerapi
Photo By @suthebianconeri 

Photo By @oemahbamboomerapi 
Photo By @nadiarose63
Photo By @wahyu_setyoko
Photo By @uchupdhu