WHAT'S NEW?
Loading...

Pileg dan Pilpres Serentak Digelar 17 April 2019, Ini Tahapannya


Jakarta - Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 akan digelar serentak pada 17 April 2019. Rangkaian tahapan sudah akan dilakukan sejak tahun ini, tepatnya pada Oktober 2017. 

"Panja RUU Pemilu DPR dan pemerintah, setelah berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu, menyepakati Pemilu 2019 akan dilaksanakan hari Rabu, 17 April 2019," ujar Ketua Panja RUU Penyelenggaraan Pemilu Lukman Edy kepada wartawan, Selasa (25/4/2017). 

Lukman mengatakan ada beberapa hal penting tentang tahapan pemilu. Di antaranya masa kampanye yang dipersingkat selama 6 bulan.

"Masa kampanye dipersingkat hanya 6 bulan. Pemilu yang lalu masa kampanye selama 1 tahun. Masa kampanye direncanakan mulai tanggal 13 Oktober 2018 sampai dengan 13 April 2019," katanya.

Sementara sebelumnya tahapan pelaksanaan pemilu dilaksanakan 22 bulan sebelumnya, pemilu mendatang akan dipersingkat menjadi 18 bulan. Tahapan itu akan dimulai pada 1 Oktober 2017.

"Tahapan pelaksanaan pemilu dipersingkat menjadi 18 bulan, atau 18 bulan sebelum hari-H, yaitu mulai tanggal 1 Oktober 2017. Tahapan awal yang dilaksanakan pada 1 Oktober 2017 adalah verifikasi parpol peserta pemilu. Pada pemilu sebelumnya, tahapan pemilu ini dilaksanakan 22 bulan sebelum hari-H. Perubahan tahapan awal ini implikasi dari berkurangnya masa kampanye dari 1 tahun menjadi 6 bulan," tuturnya.

Berikut ini tahapan lengkap pilkada serentak tahun depan:

1. Masa kampanye direncanakan mulai 13 Oktober 2018 sampai 13 April 2019
2. Verifikasi partai politik pada 1 Oktober 2017 
3. Penetapan parpol peserta pemilu akan dilaksanakan pada 1 Maret 2018
4. Pengajuan bakal caleg DPR, DPD, dan DPRD pada Mei 2018
5. Pengajuan bakal calon presiden dan wapres pada Agustus 2018
6. Penetapan DCS DPR, DPD, dan DPRD pada Agustus 2018
7. Penetapan calon presiden dan wapres serta Daftar Calon Tetap (DCT) pada September 2018
8. Pelantikan DPRD kab/kota dan provinsi pada Agustus sampai September 2019
9. Pelantikan DPR dan DPD pada 1 Oktober 2019
10. Pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2019 (ams/imk)

Sumber: detik.com

Siap Amankan May Day, Polres Boyolali Gelar Apel Siaga


BOYOLALI - Peringatan hari buruh sedunia atau May Day, diantisipasi jajaran Polres Boyolali agar tidak sampai disusupi atau dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Kesiapan jajaran Polri tersebut ditunjukkan dalam apel siaga di Alun-alun Kidul kawasan kantor terpadu Pemkab Boyolali, Jumat (28/4).

Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andhi usai apel menyebutkan, sedikitnya sebanyak 500 personel Polri yang disiagakan untuk pengamanan peringatan May Day nanti. Jumlah tersebut lanjut dia, juga ditambah dengan back up dari Satuan Brimob maupun Kodim Boyolali. Sehingga dalam apel siaga ini, selain diikuti anggota Polres, juga satuan Brimob Gunung Kendil, Kodim, perwakilan buruh, jajaran Dinkes, serta PMI Boyolali.

Selain memeriksa kesiapan anggota, Kapolres yang memimpin apel, kemudian memeriksa kesiapan kendaraan polisi bersama Wakil Bupati Boyolali, M Said Hidayat serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Kami bersama unsur TNI dan jajaran terkait siap mengamankan peringatan hari buruh. Harapan kami peringatan May Day dapat dilakukan dengan aman dan tertib,” ungkap Kapolres.

Antisipasi pengamanan ini menurut Kapolres perlu dilakukan, mengingat disinyalir ada pihak-pihak yang berupaya memanfaatkan situasi untuk melakukan tindakan-tindakan yang melanggar hukum. Kondisifitas Boyolali yang selama ini terjaga baik, menurut Kapolres perlu untuk terus dijaga. Salah satunya dengan langkah pengamanan yang memadai.
Dalam kesempatan itu Wabup juga meminta supaya para pekerja di Boyolali bersyukur dengan setiap pekerjaan maupun hasil yang sudah didapat. Pasalnya, kunci sebuah keberhasilan menurut Wabup adalah dengan bekerja sebaik-baiknya.

Di sisi lain, Pemkab Boyolali terus berupaya membuka lapangan pekerjaan untuk mengurangi pengangguran. Hal ini sesuai dengan visi Boyolali pro investasi yang sudah berhasil menarik banyak investor ke Boyolali untuk mendirikan perusahaan.

“Dengan banyaknya perusahaan maka banyak tenaga kerja yang terserap di dalamnya,” terang Wabup.

Di sisi lain, dijelaskan Wabup bahwa hubungan antara perusahaan dengan karyawan merupakan sebuah kesatuan. Sebab, tujuan secara keseluruhan antara pekerja dengan pengusaha adalah sama, yakni sama-sama mencari nafkah. Sehingga masing-masing perlu membangun iklim yang kondusif untuk usaha agar tetap bisa berjalan.

1.728 Penari Meriahkan Event Boyolali Menari 24 Jam Non Stop


BOYOLALI – Tercatat sebanyak 1.728 penari bakal meriahkan Hari Tari Sedunia Tahun 2017 dalam event Boyolali Menari 24 jam non-stop, Sabtu-Minggu (29-30/4). Dalam event dengan tema “Bojalali Ekspresi Gerak Boyolali” tersebut, selain penari lokal juga dimeriahkan oleh penari dari mancanegara.


Event yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali bekerjasama dengan Ketholeng Institute dan Ireng Putih Production itu bertujuan untuk memperkenalkan kebudayaan maupun kesenian Boyolali, dan mempromosikan pembangunan serta pariwisata Boyolali.



Dijelaskan Ketua Panitia Eka Prihatanta, rangkaian kegiatan akan dimulai di Pendapa Alit Rumah Dinas Bupati Boyolali, Sabtu (29/4) pagi pukul 07.00 WIB. Pembukaan diawali dengan tarian jaran kepang yang ditarikan sebanyak 500 pelajar SMP/SMA, yang dilanjutkan dengan penari-penari dari siswa PAUD, TK, dan SD.



Pada siang harinya, kegiatan bergeser ke Gelanggang Anuraga, yang diisi dengan tari-tarian oleh penari siswa SMP-SMU serta sejumlah sanggar tari umum. Kemudian petang harinya, berpindah lokasi ke Simpang Lima Siaga.



“Di simpang lima ini nanti akan ada 30-an kelompok tari, dari penari professional hingga penari-penari mancanegara seperti Cina, Jerman, Timor Leste, Singapura, serta sejumlah penari dari kota sekitar Boyolali,” terang Eka.



Tengah malam, lokasi menari pun kembali digeser ke depan Gedung Putih kantor Bupati Boyolali hingga pagi hari.



Puncaknya, lokasi menari beralih ke lokasi car free day (CFD) di tugu jam Boyolali. Di lokasi ini, nantinya akan ada 900-an penari yang terlibat. Selain itu, di lokasi CFD ini, pengunjung juga akan diajak ikut serta melakukan flash mob.



Selama kegiatan berlangsung, menurut Eka terdapat lima penari ikon yang akan terus menari dari awal hingga akhir event. Sedangkan tari-tarian yang dipentaskan antara lain yakni tari Topeng Ireng, Kiprah Ratu Sewu, Bambangan Cakil, Tari Rampak, Candik, Turangga Seta, dan berbagai tarian lainnya.

Sumber: boyolali.go.id

Industri Besar Terus Masuk, Boyolali Butuh Banyak Tenaga Kerja Muda


BOYOLALI - Kebutuhan tenaga kerja di Boyolali masih terbuka cukup tinggi. Hingga saat ini perusahaan di Boyolali masih butuh banyak sekali tenaga kerja. Hal ini dibuktikan dengan tingginya serapan tenaga kerja (naker) yang baru lulus sekolah dan belum memiliki pengalaman atau fresh graduate
Kepala Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja (Diskopnaker) Boyolali Agus Partono mengatakan, serapan tenaga kerja baru di Boyolali memang cukup besar. Hal itu lantaran banyaknya industri besar yang terus masuk ke Kota Susu. ”Sebenarnya masih kurang-kurang tenaga kerja kita,” kata Agus.
Menurut catatan Diskopnaker Boyolali, pada triwulan pertama 2017 ini, sedikitnya ada 1.635 lulusan SMA atau sederajat yang mencari kerja. Mereka terdiri dari 995 pencari kerja laki-laki dan 640 pencari kerja perempuan.
Dia mengakui, sebagian besar para pencari kerja yang sudah diterima, tidak memberikan informasi ke dinas. Sehingga dimungkinkan tidak seluruh pencari kerja tercatat di Diskopnaker. “ Saya yakin hampir semua pencari kerja diterima di perusahaan-perusahaan. Hanya mereka tak mau memberi tahu kami (Diskopnaker, Red),” terang Agus.
Biasanya jumlah pencari kerja lulusan SMA sederajat akan membeludak pada Mei mendatang. Yakni setelah siswa SMA melaksanakan ujian nasional. “Sebentar lagi akan ramai pencari kerja. Kami sudah persiapan agar pencari kerja tak terlalu lama menunggu,” tandasnya. 

Disneyland Boyolali Hoax, Netizen Kecewa

Salah satu lokasi Disney Land

Jakarta -- Sempat menjadi bahan pembicaraan dan keriuhan di Twitter, seketika rasa suka cita itu hilang ketika tahu Disneyland di Boyolali hanya isapan jempol atau hoax.

Sempat didengungkan oleh Bupati Boyolali Seno Samodro. Dia mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Boyolali telah meneken nota kesepahaman dengan investor dari Belanda untuk membangun Disneyland di wilayahnya.

Menurut Seno, komitmen investasi dari pemodal yang tidak disebutkan namanya bernilai Rp6 triliun dan pembangunannya akan menggunakan lahan seluas 100 hektare. Tiga kecamatan di Boyolali yang menurut Seno sangat cocok dijadikan lokasi pembangunan Disneyland adalah Mojosongo, Boyolali Kota, atau Ampel.

Sayang, tak lama setelah heboh berita itu, The Walt Disney Company membantah pihaknya akan membuka theme park di Boyolali, Jawa Tengah.

The Walt Disney Compay Asia Tenggara mengklaim bahwa Indonesia merupakan salah satu pasar prioritas perusahaan tersebut. Namun, pihaknya membantah untuk membuka Disney Land di Boyololali.

“Kami tak memiliki rencana untuk membuka Disneyland di Indonesia saat ini,” demikian keterangan resmi The Walt Disney yang diterima CNNIndonesia, Senin (17/4).

Seketika, netizen langsung mengungkapkan kekecewaannya yang ditumpahkan melalui media sosial, seperti Twitter.

“Soal berita pembangunan Disneyland di Boyolali ternyata Hoax. Bupati kok suka hoax” cuit akun Twitter @JatengTwit.

“bupati boyolali yg diusung oleh PDIP ini ternyata sebar hoax bangun disneyland indonesia” ujar akun @InginKeadilan.
This is just hoax haha i'm laughing 😜😂😂 Disneyland building in Boyolali

berita disneyland di boyolali hoax jadinya, pdhk yg ngasi statment pembangunannya pak presiden, td klo ga salah bc

Ajudan Bupati Boyolali, Aan Adi Prasetyo saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa rencana pembangunan taman bermain serupa Disneyland di Boyolali, bukan wahana Disney.

Menurutnya, sejauh ini pemerintah sedang dalam proses pembebasan lahan untuk area pembangunan 'Disneyland'.

"Sejauh ini pembebasan lahan baru 15 persen, kalau berjalan mulus (proses pembebasan lahan), pembangunan theme park akan dimulai September tahun ini," ungkapnya , Senin (17/4).

Lebih jauh Adi menegaskan nantinya pembangunan theme park akan menggunakan lahan seluas 100 hektare. Namun begitu ia mengaku belum bisa memberikan informasi detail mengenai lokasi pembangunan yang nantinya akan dipilih.

Selain itu sejauh ini Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) belum menerima permohonan izin dari Walt Disney untuk membangun Disneyland di Boyolali.

"BKPM menunggu follow up rencana tersebut, dan apabila sudah ada pengajuan permohonan penanaman modal ke BKPM baru jelas siapa investornya dan berapa rencana investasinya," ujar Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis.

Sumber: CNN Indonesia

Wow... Boyolali akan Bangun Stadion Senilai Rp 30 Milyar di Lereng Merapi

Foto: Ilustrasi

BOYOLALI - Impian Boyolali akan memiliki stadion sepak bola yang berkelas bakal segera terwujud, menyusul rencana relokasi Stadion Pandanarang, Sonolayu, Boyolali Kota, yang akan dibangun di Desa Paras, Kecamatan Cepogo, tahun depan.

Demikian diungkapkan Bupati Boyolali, Seno Samodro pekan kemarin. Menurut Bupati, nantinya stadion baru yang dibangun di lereng Gunung Merapi tersebut senilai Rp 30 miliar-35 miliar, dan dibangun di luasan areal 9 hektare. Stadion tersebut nantinya juga akan digunakan sebagai akademi sepak bola Boyolali.

“Sengaja pilih di dataran tinggi. Di atas kan oksigennya lebih tipis, sehingga sangat bagus untuk tempat berlatih akademi sepak bola,” ungkap Seno.

Meski demikian, mengingat alokasi anggaran yang dibutuhkan untuk membangun stadion tersebut cukup besar, sehingga menurut Bupati pembangunan tidak bisa dilakukan langsung dalam satu tahun anggaran, melainkan akan dilakukan secara bertahap.

Seiring rencana pembangunan stadion baru yang lebih representatif tersebut, Bupati juga menyatakan saat ini tengah lobi-lobi dengan sejumlah akademi sepak bola dari Inggris. Lobi tersebut dilakukan untuk mencari sosok pelatih yang akan ditarik ke Boyolali dan ikut mengembangkan akademi sepak bola Kota Susu nantinya.

Di sisi lain, dengan relokasi Stadion Pandanarang Sonolayu, lokasi bekas stadion tersebut akan dimanfaatkan untuk kepentingan investasi. Menurut Bupati, pihaknya saat ini juga tengah proses tawar menawar harga lokasi tersebut dengan pihak investor.

Sementara ini pemanfaatan bagian dari stadion tersebut, salah satunya rumput lapangan sepak bola, akan ditempatkan di stadion atletik yang akan dibangun tahun ini di timur Polres Boyolali. Pembangunan stadion tersebut, merupakan bagian dari upaya Bupati membranding Boyolali sebagai kota olahraga.


Sumber: boyolali

Ayahanda Gubernur Ganjar Pranowo Meninggal Dunia

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo

Semarang - Ayahanda Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, S. Parmudji (88) meninggal dunia di Rumah Sakit Dr. Sardjito Daerah Istimewa Yogyakarta pada Senin pukul 09.15 WIB.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, almarhum akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum RT 2, RW 1, Dusun Krajan, Kelurahan Semawung Daleman, Kecamatan Kutoarjo, atau sekitar 1,5 km dari rumah duka.

Sebelum dimakamkan, jenazah terlebih dulu akan disemayamkan di rumah duka di Jalan Kantor Pos 10A RT 1 RW 8 Semawung Daleman, Kutoarjo, Purworejo.

Parmudji yang merupakan pensiunan polisi di Kesatuan Brimob ini diketahui menderita komplikasi penyakit akibat faktor sakit lanjut usia sehingga harus menjalani perawatan intensif di beberapa rumah sakit.

Almarhum dipindahkan ke RS Dr. Sardjito pada 22 September 2017 setelah kondisinya kritis.

Mengetahui kondisi ayahanda yang kritis tersebut, Ganjar sempat membatalkan rencana umroh ke Tanah Suci Mekkah.

Sejak beberapa pekan terakhir, yang bersangkutan memang sudah harus mendapat penanganan intensif dari dokter di ruang ICU.

Rencananya, almarhum akan dimakamkan di sebelah makam Sri Suparni, ibunda Ganjar Pranowo yang sudah lebih dulu berpulang pada Maret 2015.

Sumber: antara jateng

Kereen! Netizen Boyolali Gelar Aksi Sosial Rehab Rumah Janda Lansia yang Nyaris Roboh



BOYOLALI — Salah satu rumah warga Dukuh Ngringin, Desa Karanggeneng, Boyolali Kota, Rumiyati, 80, direhab total oleh para dermawan. Rumah Rumiyati sebelumnya terbuat dari anyaman bambu, berlantai tanah, dan nyaris roboh.
Salah satu pegiat bedah rumah, Subarjo, mengatakan kegiatan bedah rumah tersebut murni menggunakan dana dari warga yang peduli atas kondisi rumah Rumiyati yang sangat tak layak. Gerakan rehab rumah tersebut lahir setelah warga Boyolali terhubungkan dengan grup di media sosial Facebook.
"Fenomena maraknya media sosial dalam beberapa tahun terakhir ini melahirkan gerakan sosial kemanusiaan lintas batas dan lintas generasi. Salah satunya kegiatan rehab rumah ini,” ujarnya.
Lebih jauh, Subarjo mengatakan sejumlah grup Facebook yang berperan besar dalam merehab rumah janda tua itu antara lain Peduli Anak Yatim Boyolali (PAYB), Komunitas Perantau Boyolali (Koper Boy), warga setempat dan masih banyak lagi. Mereka secara sukarela menghimpun dana melalui diskusi yang intens di grup media sosial itu.
"Dana yang terhimpun untuk membangun rumah Mbah Rumiyati mencapai Rp20-an juta. Ada yang berwujud uang cash, material, tenaga, konsumsi dan lain-lainnya,” jelasnya.
Bedah rumah Rumiyati dimulai sejak hari Minggu (26/3/2017). Jika cuaca terang, kata Subarjo, rumah Rumiyati akan segera selesai dibedah. Saat ini, kata dia, sudah mencapai pemasangan atap.
“Rumah memakai dinding batako, daun pintu dan jendela semua dari kayu dan berlantai semen. Tenaganya dari warga sekitar dan teman-teman grup Facebook,” jelasnya.
Aksi bedah rumah yang dipelopori para pengguna internet kali ini sudah memasuki kali keenam. Kegiatan tersebut rutin digelar setiap beberapa bulan sekali dengan target warga miskin, janda, maupun anak yatim piatu. Selain membangun rumah, sukarelawan juga menggelar kegiatan sosial kemanusiaan lainnya, seperti pengobatan gratis, pelunasan utang anak sekolah, pemberian sembako, dan lain-lainnya.
Sumber: Solopos

Boyolali Segera Bangun Stadion Atletik Berstandar Internasional


Boyolali - Pemerintah Kabupaten Boyolali merencanakan pembangunan sebuah stadion atletik berstandar internasional di Jalan Raya Boyolali-Solo, tepatnya di Desa Mojosongo dengan alokasi anggaran 2017 sebesar Rp1,5 miliar.

"Pembangunan stadion atletik di lahan seluas empat hektare di Mojosongo itu dengan anggaran tahun ini sekitar Rp1,5 miliar," kata Bupati Boyolali Seno Samodro di Boyolali.

Menurut dia, pembangunan stadion di atas lahan kosong milik kas Desa Mojosongo tersebut akan dikerjakan mulai tahun 2017. Bangunan dikonsep secara terbuka berupa lintasan lari di sisi luar dan bagian dalam merupakan lapangan sepak bola. 

Seno Samodro menyebutkan stadion tersebut akan dilengkapi lampu penerangan agar dapat digunakan untuk kegiatan pada malam hari, tetapi dibangun tanpa tribun dan pagar.

Ia mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) soal rencana pembangunan stadion itu.

"Kami dibantu desain dan konsultan langsung dari PASI. Namun, PASI mengestimasi pembangunan stadion itu dengan anggaran sekitar Rp15 miliar bertaraf internasional," katanya.

Seno Samodro yang memiliki ide pembangunan stadion bertaraf internasional tersebut mengatakan anggaran akan disesuaikan dengan kemampuan pemerintah daerah.

Menurut dia, pembangunan stadion akan menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah sehingga tidak perlu mewah dan speknya dapat dikurangi contohnya dengan konsep stadion terbuka.

Seno Samodro mengatakan pembangunan stadion atletik tersebut pada bagian tengah yang digunakan untuk lapangan sepak bola, rumputnya dapat memindahkan dari Stadion Sonolayu.

Pada pembangunan stadion atletik tersebut, Seno Samodro berharap dapat diselesaikan selama satu tahun. Stadion paling tidak sudah dapat digunakan untuk berbagai kegiatan termasuk menggelar pesta rakyat di akhir tahun 2017.

Menurut Seno, pembangunan stadion tersebut tidak lepas dari visi misi Bupati Boyolali untuk mempromosikan wilayahnya melalui berbagai kegiatan olahraga. 

"Kami terus membantu penyediaan sarana dan prasarana untuk pengembangan olahraga di Boyolali," kata Seno.

Sumber: antara jateng