WHAT'S NEW?
Loading...

Industri Besar Terus Masuk, Boyolali Butuh Banyak Tenaga Kerja Muda


BOYOLALI - Kebutuhan tenaga kerja di Boyolali masih terbuka cukup tinggi. Hingga saat ini perusahaan di Boyolali masih butuh banyak sekali tenaga kerja. Hal ini dibuktikan dengan tingginya serapan tenaga kerja (naker) yang baru lulus sekolah dan belum memiliki pengalaman atau fresh graduate
Kepala Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja (Diskopnaker) Boyolali Agus Partono mengatakan, serapan tenaga kerja baru di Boyolali memang cukup besar. Hal itu lantaran banyaknya industri besar yang terus masuk ke Kota Susu. ”Sebenarnya masih kurang-kurang tenaga kerja kita,” kata Agus.
Menurut catatan Diskopnaker Boyolali, pada triwulan pertama 2017 ini, sedikitnya ada 1.635 lulusan SMA atau sederajat yang mencari kerja. Mereka terdiri dari 995 pencari kerja laki-laki dan 640 pencari kerja perempuan.
Dia mengakui, sebagian besar para pencari kerja yang sudah diterima, tidak memberikan informasi ke dinas. Sehingga dimungkinkan tidak seluruh pencari kerja tercatat di Diskopnaker. “ Saya yakin hampir semua pencari kerja diterima di perusahaan-perusahaan. Hanya mereka tak mau memberi tahu kami (Diskopnaker, Red),” terang Agus.
Biasanya jumlah pencari kerja lulusan SMA sederajat akan membeludak pada Mei mendatang. Yakni setelah siswa SMA melaksanakan ujian nasional. “Sebentar lagi akan ramai pencari kerja. Kami sudah persiapan agar pencari kerja tak terlalu lama menunggu,” tandasnya. 

0 comments:

Post a Comment