WHAT'S NEW?
Loading...

Kereen! Netizen Boyolali Gelar Aksi Sosial Rehab Rumah Janda Lansia yang Nyaris Roboh



BOYOLALI — Salah satu rumah warga Dukuh Ngringin, Desa Karanggeneng, Boyolali Kota, Rumiyati, 80, direhab total oleh para dermawan. Rumah Rumiyati sebelumnya terbuat dari anyaman bambu, berlantai tanah, dan nyaris roboh.
Salah satu pegiat bedah rumah, Subarjo, mengatakan kegiatan bedah rumah tersebut murni menggunakan dana dari warga yang peduli atas kondisi rumah Rumiyati yang sangat tak layak. Gerakan rehab rumah tersebut lahir setelah warga Boyolali terhubungkan dengan grup di media sosial Facebook.
"Fenomena maraknya media sosial dalam beberapa tahun terakhir ini melahirkan gerakan sosial kemanusiaan lintas batas dan lintas generasi. Salah satunya kegiatan rehab rumah ini,” ujarnya.
Lebih jauh, Subarjo mengatakan sejumlah grup Facebook yang berperan besar dalam merehab rumah janda tua itu antara lain Peduli Anak Yatim Boyolali (PAYB), Komunitas Perantau Boyolali (Koper Boy), warga setempat dan masih banyak lagi. Mereka secara sukarela menghimpun dana melalui diskusi yang intens di grup media sosial itu.
"Dana yang terhimpun untuk membangun rumah Mbah Rumiyati mencapai Rp20-an juta. Ada yang berwujud uang cash, material, tenaga, konsumsi dan lain-lainnya,” jelasnya.
Bedah rumah Rumiyati dimulai sejak hari Minggu (26/3/2017). Jika cuaca terang, kata Subarjo, rumah Rumiyati akan segera selesai dibedah. Saat ini, kata dia, sudah mencapai pemasangan atap.
“Rumah memakai dinding batako, daun pintu dan jendela semua dari kayu dan berlantai semen. Tenaganya dari warga sekitar dan teman-teman grup Facebook,” jelasnya.
Aksi bedah rumah yang dipelopori para pengguna internet kali ini sudah memasuki kali keenam. Kegiatan tersebut rutin digelar setiap beberapa bulan sekali dengan target warga miskin, janda, maupun anak yatim piatu. Selain membangun rumah, sukarelawan juga menggelar kegiatan sosial kemanusiaan lainnya, seperti pengobatan gratis, pelunasan utang anak sekolah, pemberian sembako, dan lain-lainnya.
Sumber: Solopos

0 comments:

Post a Comment