WHAT'S NEW?
Loading...

Ganjar: Pengelola "Gancik Hill" Harus Gencarkan Promosi


Boyolali (3/8) - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap pengelola Objek Wisata Gancik Hill Top di Desa Selo, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, lebih menggencarkan promosi melalui berbagai sarana sebagai upaya meningkatkan jumlah pengunjung.

"Promosinya lebih ditingkatkan lagi, dari sisi potensi dan artistiknya ini sudah sangat top, masyarakatnya juga sudah sadar wisata," kata Ganjar di sela menyaksikan matahari terbit di Objek Wisata Gancik Hill Top di Boyolali, Kamis.

Menurut Ganjar, penataan Objek Wisata Gancik Hill Top yang berada di ketinggian 1.800 meter di atas permukaan laut itu bisa melibatkan pakar lanskap dan ahli desain ornamen agar semakin menarik.

Selain itu bisa dikembangkan wisata perkebunan sehingga para wisatawan berkunjung bisa diajak untuk menanam dan memanen tembakau.

"Ini bisa jadi paket wisata yang menarik di tempat ini, termasuk menyediakan berbagai fasilitas pendukung di sekitar area wisata. Syukur-syukur kalau ditambah beberapa wahana wisata seperti areal tracking dan flying fox sehingga tidak statis, tapi bisa dinamis," ujarnya menjelaskan.

Terkait dengan anggaran pengelolaan dan pengembangan Objek Wisata Gancik Hill Top, Ganjar menyarankan pemerintah desa setempat membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

"Melalui BUMDes, bisa memanfaatkan dana desa, jika masih kurang bisa meminjam bank ataupun kerja sama dengan perusahaan melalui program CSR (corporate social responsibility) berbagai perusahaan," katanya.

Anggota Kelompok Sadar Wisata Gancik Hill Top Anto menambahkan, lengembangan wisata yang terletak di lereng Gunung Merbabu ini baru dimulai beberapa bulan yang lalu.

Ia menyebutkan, ebelumnya, Gancik Hill Top hanya terkenal sebagai lokasi "base camp" pendaki yang akan mendaki Gunung Merbabu.

"Alhamdulillah saat ini sudah mulai ramai, setiap hari sekitar 50 orang yang datang, kalau Sabtu, Minggu atau hari libur bisa ratusan jumlah pengunjungnya," ujarnya.

Ia mengakui keberadaan Gancik Hill Top telah meningkatkan perekonomian warga sekitar.

"Selain membuka warung, beberapa warga juga nyambi menjadi tukang ojek dan tergabung dalam Gancik Ojek dengan tarif Rp10.000 sekali jalan," ujarnya.

Sumber: antara jateng

0 comments:

Post a Comment