WHAT'S NEW?
Loading...

Merajut Asa di Usia Muda


Boyolali (3/8) - Berbeda dengan kebanyakan remaja pada umumnya, pemuda tengah baya ini mempunyai keinginan dan tekad membaja dikala remaja seusianya dapat mengenyam pendidikan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi sehingga dapat bekerja di tempat yang layak. Adalah Tomo, pemuda asal Desa Kembang, Ampel, Boyolali. Pemuda ink tidak sempat melanjutkan ke SMP karena keterbatasan biaya. Selepas lulus SD sudah harus bekerja untuk meringankan beban hidup orangtuanya membiayai sekolah adik satu-satunya pasca ditinggal pergi ayahanda tercinta selama-lamanya.

Bekerja pada pengusaha sentra kuningan dan tembaga di daerah Tumang Cepogo Boyolali menempa kerasnya kehidupan anak seusianya. Berkat keuletan dan kerja keras serta kesabarannya selama ini, dia sudah bisa membuat beberapa produk kerajinan mulai dari perkakas dapur hingga ukir aksesoris dari kuningan dan tembaga. Hanya saja hingga saat ini masih ada yang mengganjal dibenaknya. Dia ingin sekali bisa "berdiri dikaki sendiri" latihan mandiri. "Mosok seprono-seprene gur arep melu wong terus, aku kudu iso ngadek déwé najan timik-timik mas," ujarnya penuh semangat.

Rupanya keinginan kuatnya ini tidak bertepuk sebelah tangan. Gayung pun bersambut. Melalui program pemberdayaan yang digulirkan melalui Relawan Inspirasi Rumah Zakat di Desa Kembang, Yudi Sutomo nama lengkap pemuda ini mendapat bantuan modal usaha melalui program Senyum Mandiri dari Rumah Zakat untuk dapat mewujudkan cita-citanya. Selain bantuan modal usaha, Tomo juga mendapat pendampingan usaha sampai usahanya mapan dan mandiri. "Maturnuwun mas.. mugi-mugi mangkeh usaha kulo berhasil saget bantu tiyang sanes kados rumah zakat" imbuhnya. Senada, Kadus IV Sigit Sugiyono menyatakan sangat terkesan dan bersyukur sekali salah satu warganya mendapat bantuan pemberdayaan. "Semoga menjadi pemicu semangat berwirausaha bagi remaja remaja lainya di wilayah kami" kata beliau. Program senyum mandiri seperti ini bukan kali pertama digulirkan di Desa Kembang, akhir bulan Mei kemarin juga digulirkan program pemberdayaan ekonomi kelompok usaha mandiri rumah jahit.

0 comments:

Post a Comment