WHAT'S NEW?
Loading...

Antisipasi Kelangkaan Elpiji 3 Kg, Pertamina Kembali Lakukan Operasi Pasar

 
Foto: Ilustrasi
BOYOLALI - PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV kembali menggelar operasi pasar gas elpiji 3 kg di sejumlah wilayah di Jateng serta penambahan fakultatif tabung gas elpiji. Operasi pasar dan penambahan fakultatif termasuk di wilayah Boyolali. Operasi pasar ini bertujuan untuk mengantisipasi kelangkaan gas elpiji 3 kg akibat tingginya permintaan masyarakat.

Area Manager Communication & Relations Jawa Bagian Tengah, Andar Titi Lestari, mengatakan operasi pasar terus dilakukan, terakhir yakni di 27 titik sejak hari Jumat (8/9/2017), Senin (10/9/2017) dan Selasa (11/9/2017). “Total gas yang disalurkan sebanyak 14.440 tabung,” ujar Andar dalam rilisnya Rabu (13/9/2017).

Tak hanya menggelar operasi pasar, di bulan September ini PT Pertamina melakukan penambahan fakultatif untuk memenuhi tingginya permintaan masyarakat. “Selama periode 7 – 15 September 2017, Pertamina MOR IV menyalurkan penambahan fakultatif sebanyak 335.560 tabung,” jelas Andar. Menurut Andar, mulai bulan Agustus hingga Idul Adha, Pertamina telah menambahkan penambahan fakultatif sebanyak 1.079.557 tabung. Sedangkan untuk wilayah Boyolali Pertamina sudah lakukan penambahan fakultatif hingga dua kali, dengan total 82.400 tabung. “Sesuai konsumsi rata-rata perbulan 769.200 tabung/bulan atau meningkat 11%,” papar dia.

Andar menegaskan, Pertamina berkomitmen penuh dalam hal pendistribusian sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. Pihaknya juga meminta masyarakat di wilayah Jawa Tengah dan DIY tak perlu resah dengan pasokan gas elpiji 3 kg karena Pertamina menjamin ketersediaan pasokan, terutama paska Idul Adha. Pihaknya berharap masyarakat bisa beraktifitas seperti biasa, terlebih karena Pertamina selalu mengevaluasi kebutuhan real pengunaan elpiji 3 kg di masyarakat. Jika kemudian dirasa kurang, Pertamina menurut Andar akan mensuplai elpiji 3 kg secukupnya sesuai kebutuhan di wilayah masing-masing. (ARB)

0 comments:

Post a Comment